Jumat, 16 Oktober 2015

☛ Saat Aisyah Memecahkan Piring di Depan Tamu, Ini yang Dilakukan Rasulullah.


Coba anda bayangkan jika sebagai suami anda sedang menerima tamu. Tiba-tiba istri Anda ribut dengan seseorang yang membawa makanan ke rumah lalu memecahkan piringnya. Apa yang akan Anda lakukan? langsung marah? atau malah langsung menceraikannya?

Mayoritas lelaki mungkin akan memarahi istrinya karena telah membuat malu di depan para tamu. Atau mungkin mengumpatinya, atau bahkan memukulnya. Setidaknya ia merasa malu, kehormatannya sebagai publik figur tercemar oleh perilaku istrinya. Demikiankah?

☛ Kisah Hijrah Nabi Muhammad SAW.


Hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah menjadi peristiwa besar bagi umat Islam. Kisah itu punya makna mendalam bagi muslimin dunia. Peristiwa itu kemudian menjadi awal tahun kalender Islam dan diperingati hingga sekarang.

Sebelum hijrah ke Madinah, Nabi Muhammad telah berdakwah menyebarkan Islam di Mekah. Semula, Nabi berdakwah secara sembunyi-sembunyi. Syiar Islam kemudian dilakukan dengan terang-terangan.
Jumat, 09 Oktober 2015

☛ Bahkan Rasulullah Pun Pernah Ditegur.


Bukan hanya kita sebagai makhluk biasa yang sering ditegur, akan tetapi Rasulullah SAW sebagai makhluk paling mulia pun pernah ditegur oleh Allah SWT. Teguran ini berawal dari kesalahan diri kita sendiri. Begitu pula yang terjadi pada Rasulullah. Beliau mendapat teguran dari Allah karena sikap yang merugikan dirinya sendiri. Lalu, kesalahan apa yang membuat beliau ditegur oleh Allah?

Jika kita membahas ayat-ayat Allah SWT yang menegur Rasulullah SAW itu hanya sekitar masalah pelaksanaan dakwah yang sering dilakukan beliau secara berlebihan, sehingga melampaui kemampuan fisik dan mental beliau.

Selasa, 06 Oktober 2015

☛ Beginilah Marahnya Nabi Muhammad SAW.


Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassallam marah karena beberapa hal. Tapi bisa dipastikan, semua marahnya bersumber pada satu hal, yaitu yang berhubungan dengan kepentingan agama, bukan kepentingan pribadi.

Marah atau gembiranya Rasulullah dapat dibedakan dari rona wajahnya, karena kulitnya sangat bersih. Bila marah, pelipisnya memerah. Bila marah dan saat itu sedang berdiri, beliau duduk. Bila marah dalam keadaan duduk, beliau berbaring. Seketika, hilanglah amarahnya.

☛ Begini Romantisnya Nabi Muhammad SAW Pada Istrinya.


Kebanyakan pasangan suami istri, jika usia sudah lansia, sudah tidak lagi romantis dan harmonis. Penampilanya juga tidak lagi nyentrik dan mbois seperti kalangan artis. Bagi ibu-ibunya, handbag (tas) yang biasanya isinya alat-alat kecantikan berubah isinya dengan obat-obatan, seperti ; minyak angin, minyak tawon, mintak telon.

Keduanya tidak lagi mesra, seperti kemesraan ketika masih muda, atau dikala masih pengantin baru. Jika dulu semua serba indah, sampai-sampai yang tidak indah-pun kelihatan indah, apalagi yang indah, semakin terlihat lebih indah. Semua ke-indahan, keharmonisan itu sudah sirna dan menjadi sebuah kenangan indah belaka.

 
;